Flying Wheel Melaju ke Final Usai Taklukkan Roar Manado
Flying Wheel memastikan tiket final kategori KU-12 Campuran setelah mengalahkan Roar Manado 70-60 di Lapangan Basket UC Makassar, Sabtu (24/1/2026). Dominasi efisiensi tembakan menjadi kunci kemenangan Flying Wheel dalam laga semifinal yang berlangsung ketat sejak kuarter pertama.
Ringkasan Pertandingan
Laga dimulai pukul 15:20 WITA. Flying Wheel langsung mengambil inisiatif serangan dengan transisi cepat. Roar Manado sempat memberikan perlawanan sengit melalui skema pertahanan rapat, namun konsistensi serangan Flying Wheel membuat mereka unggul dalam perolehan angka. Flying Wheel mencatatkan efisiensi 53 berbanding 38 milik Roar Manado, yang menjadi pembeda utama sepanjang empat kuarter.Player of the Match (POTM)
Chevneil Miguel Adrian Halim (nomor punggung 4) terpilih sebagai POTM. Penampilan dominan dengan torehan 25 poin, 8 rebound, serta akurasi free throw yang krusial. Index Performance 59 dan Efficiency 23 miliknya menjadi motor penggerak serangan Flying Wheel.Evaluasi Tim
- Flying Wheel: Tampil disiplin dengan efisiensi tinggi. Rotasi pemain berjalan efektif, mampu menjaga intensitas meski ditekan lawan. Transisi bertahan ke menyerang menjadi keunggulan utama.
- Roar Manado: Menunjukkan semangat juang tinggi namun terkendala dalam konversi peluang. Efisiensi rendah memaksa mereka bermain di bawah tekanan lawan hampir sepanjang laga. Perlu peningkatan akurasi tembakan untuk laga perebutan posisi ketiga.